Fakultas Farmasi Universitas HasanuddinMakassar, Sulawesi Selatan · farmasi@unhas.ac.id
Beranda / Profil

Profil Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin

Sejarah, arah pengembangan, organisasi, dan komitmen Fakultas Farmasi Unhas.

Sejarah Fakultas Farmasi Unhas

Pendidikan farmasi di Universitas Hasanuddin berawal pada 17 Agustus 1963 ketika pendidikan farmasi menjadi salah satu bagian dari Departemen Farmasi di lingkungan Fakultas Ilmu Pasti dan Alam. Seiring perkembangan kebutuhan pendidikan kefarmasian, dilakukan pengembangan kelembagaan hingga Departemen Farmasi resmi berubah menjadi Fakultas Farmasi pada 2007.

Perubahan tersebut ditetapkan melalui SK Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 441/H4/O/2007 tanggal 14 Maret 2007, dan peluncuran resmi Fakultas Farmasi diselenggarakan pada 14 November 2007. Perjalanan tersebut menjadi fondasi bagi pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian di bidang farmasi di kawasan Indonesia Timur.

Visi dan arah pengembangan

Fakultas Farmasi Unhas berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan yang kompeten, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, serta mampu berkontribusi pada pelayanan kesehatan, industri, riset, dan inovasi kefarmasian.

Struktur organisasi

Fakultas didukung oleh pimpinan fakultas, senat, gugus penjaminan mutu dan peningkatan reputasi, departemen, program studi, serta laboratorium. Departemen Farmasi menaungi Laboratorium Farmakologi Toksikologi, Farmasi Klinik, dan Biofarmaseutika. Departemen Farmasi Sains dan Teknologi menaungi Laboratorium Mikrobiologi Farmasi, Kimia Farmasi, Farmakognosi, Fitokimia, dan Farmaseutika.

Dekan

Abdul Rahim, S.Si., M.Si., Ph.D., Apt. memimpin Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin bersama jajaran pimpinan dan seluruh sivitas akademika.